Loading…

Sederhana Itu Dusta

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu

Bagaimana jika aku kayu yang menginginkan terbakar
pun harus menanti hingga ujung tunggu?
yang menginginkan terhanyut banjir
pun harus ada air?

Serumit sempat yang tersesat oleh simpul kata yang kubuat
kemudian tak kunjung menjadi ucap
Sesulit rumus kimia reaksi pembakaran kayu menjadi abu
lalu menghitung percepatan hembus angin
yang menerbangkannya menjadi debu.

Leburkan saja aku kalau begitu
Tenggelam dan hanyutkan saja jika demikian
Agar tak pernah ada lagi bekas ucapanku
yang berkata sederhana itu dusta.

Leave a Reply