Loading…

Menghemat Kuota Internet Smartphone Versi Saya

Hari ini, siapa yang ndak punya smartphone? Bisa dikatakan 75% manusia melek teknologi hari ini memegang si ponsel pintar. Benda multifungsi dan multimedia tersebut memiliki kepraktisan yang jelas beda jika dibandingkan dengan laptop walau buat saya si smartphone belum cukup untuk menggantikan pekerjaan laptop.

Apalah smartphone tanpa koneksi internet? Ndak bisa diibaratkan sayur tanpa garam lagi karena walaupun rasanya hambar, sayur tanpa garam masih bisa dimakan. Yes i know, smartphone tanpa koneksi internet masih bisa dipakai, tetapi akan lebih banyak tergeletak begitu saja kecuali kalau ada telepon dan pesan singkat yang masuk.

Penggunaan data internet kini sudah jauh bedanya dari jaman dulu ketika ponsel kita masih pake sistem operasi Symbian. Satu hari pemakaian data ndak akan sebanyak sekarang, dulu pulsa lima ribu sudah puas main Friendster dan Facebook yang lebih kekinian, bersua gebetan di chatroom MiRC atau Mig33 bonus ketemuan. Ya, walaupun habisnya sama-sama ndak kerasa tetapi percayalah, pemakaian data internet di zaman dulu yang berbasis pulsa ndak sebanyak sekarang yang basisnya paket kuota data.

Apa sebab? Zaman dulu kita belum kenal streaming video dengan kualitas HD. Nonton video di youtube aja resolusi masih 320×240 dan mentok di 640×480. Mau download pakai youtube downloader ukuran file nya ndak lebih dari 25MB. Sekarang? Dengan kualitas high definition (HD), sebuah video musik berdurasi 4 menit bisa mencapai ukuran file 50MB.

Intinya apa? Kualitas multimedia makin kekinian makin bagus, konsekuensinya data yang digunakan untuk menampilkan kualitas yang baik itu juga makin banyak. Setiap ponsel pintar membutuhkan data internet untuk digunakan secara maksimal oleh penggunanya. Kalau ndak pintar ngakalin pemakaian data internet, siap-siap aja ngerogoh kocek lebih dalam untuk pemakaian data internet.

Nah, buat pengangguran pencari pekerjaan seperti saya yang mencari info lowongan pekerjaan dengan menggunakan ponsel, haruslah bijak dalam menggunakan data internet agar uang yang saat ini dipegang, ndak melulu keluar buat beli paket data internet.
Jadi inilah cara menghemat kuota internet versi saya :

1. Beli kartu perdana kuota data internet.
Cara ini saya yakini lebih murah ketimbang beli paket kuota data resmi dari operator seluler. Untuk kartu berwarna merah yang biasa saya pakai karena sinyalnya bagus dan ada dimana-mana, harga kartu perdana kuota 4.5 GB itu 50 ribu-an. Harga resmi dari operator seluler dengan kuota 4.5 GB bisa dua kali lipatnya dengan masa aktif yang sama, 30 hari. Mana yang dipilih?

Andai rata-rata pemakaian per bulan ndak sampai segitu, beli aja paket kartu berwarna hitam. Kuota 10 GB paling mahal 100 ribu. Masa aktif satu tahun. Hanya saja kondisi sinyalnya relatif, tergantung lokasi dan ndak semua tempat kebagian sinyal bagus. Kebanyakan pengguna smartphone menggunakan smartphone yang support dua kartu simcard. Satu simcard untuk pemakaian sms dan telepon sehari-hari, satu lagi bisa diganti-ganti untuk pemakaian data internet.

2. Sesuaikan kebutuhan pemakaian data internet dengan aktifitas sehari-hari

Bakalan beda pemakaian data orang yang kesehariannya bersentuhan dengan koneksi internet dengan mahasiswa biasa, pekerja kantoran, sampai supir angkot. Bagi yang kesehariannya sebagai admin online shop, kontributor berita online, dan orang IT pasti bakalan memerlukan paket kuota yang lebih banyak dengan orang biasa yang hari-harinya selow tapi pengen update.

Saya, sebagai orang biasa yang pengen update, berusaha memberlakukan disiplin sama diri sendiri, ndak boleh make paket data lebih dari 150 MB per hari. Artinya ndak lebih dari 4.5 GB per bulan. Kalau ada satu hari dengan pemakaian over kuota, hari berikutnya harus kurang dari 150 MB. Kalau di akhir bulan ada sisa? Puas-puasin aja buat streaming. Anggap sebagai bonus.

Bagaimana cara menghitung pemakaian data harian? Saya menggunakan aplikasi Internet Speed Meter Lite yang bisa menghitung pemakaian data internet per hari. Ada akumulasi pemakaian data per 7 hari dan per 30 hari. Aplikasi yang bisa diunduh dari PlayStore ini juga menampilkan kecepatan koneksi dalam KBps di pojok kiri atas ponsel kita.

Begini tampilan aplikasi Internet Speed Meter Lite di ponsel saya :
Screenshot_2015-06-02-12-51-35

3.Kelola penggunaan dan tata letak aplikasi di ponsel
Saya sadar betul, kalau kita sering buka instagram maka kuota lebih akan cepat habis. Pemakaian data membengkak seiring gambar-gambar yang terbuka dari menu home, search, dan profile. Akan lebih banyak kalau kita browsing main game online, lebih banyak lagi kalau streaming video via youtube atau dailymotion. Akan tetapi, penggunaan data melalui jejaring sosial seperti twitter dan facebook atau aplikasi chatting dan instant message tidak akan sebesar situs streaming dan game online.

Gunakan aplikasi seperlunya. Saya bukan penggila game, kalau butuh menginstal game di ponsel saya lebih memilih game yang tidak membutuhkan aplikasi internet. Saya tidak terlalu sering upload gambar di instagram, tapi saya suka melihat-lihat isinya. Saya taruh instagram tidak di layar muka, agar tidak sering-sering dibuka. Saya suka browsing dan googling, maka saya gunakan aplikasi yang bisa lebih menghemat data. Saya menggunakan UC Browser lengkap dengan password untuk masuk ke aplikasi tersebut sebagai pengingat pemakaian kuota.

4. Sering-seringlah berkunjung ke rumah atau kos-kosan teman
Apalagi jika rumah atau kos-kosan teman kita ada koneksi wifi. Lumayan selain bisa nebeng online update aplikasi dan game di playstore plus bisa ngirit kuota, juga bisa menyambung dan mempererat tali silaturrahmi. Kadang keasyikan di dunia maya membuat kita lupa punya teman di dunia nyata. Yang ngeselin tapi kita sendiri juga melakukannya, saat ketemu teman malah dia atau kitanya asyik dengan gadget masing-masing. Kalau sudah begini, ajak saja kawan nonton film streaming. Setidaknya ketawa bersama karena mantengin layar berdua lebih baik ketimbang ketawa sendirian.
Koneksi internet jauh lebih berguna, kan?

Bisa juga kalau mau irit berkunjung ke kafe dengan fasilitas wifi yang superkenceng, pilih kafe yang duduknya nyaman, cari tempat dekat colokan dan jangan lupa bawa charger, pilih menu yang paling murah, dan silakan tarik urat malu kalau mau berjam-jam ada disana.

5. Lakukan aktifitas lain untuk mendistraksi diri sendiri dari ponsel
Saya biasa melakukan hobi saya, membaca buku dan menulis blog untuk mencegah saya ndak sering-sering memegang ponsel. Saya menghitung, dalam 30 menit, saya bisa membaca 50-60 halaman buku. Dalam waktu yang sama, seberapa banyakkah kata dan informasi sepenggal-sepenggal yang kita dapat dari berita dan media sosial? Atau berapa stage dalam sebuah game bisa kita selesaikan? Dan silakan pikir, mana yang lebih bermanfaat?

Setiap orang punya standar manfaat masing-masing, saya hanya berusaha mengendalikan diri agar tidak terlalu mengikuti nafsu memburu informasi dari internet yang kadang ndak sadar manfaatnya apa, ndak sadar juga tahu-tahu kuota internet habis, ndak sadar juga duit menipis. Padahal kalau dipikir duit yang dipakai untuk membeli kuota data internet yang berlebih bisa dipakai untuk makan dan jajan sama Ristina. Waktu yang berlebih bisa digunakan untuk membaca buku, berolahraga, melakukan hobi, atau bersilaturrahmi dengan kawan dan kerabat yang lama tidak dijumpai, padahal rumahnya dekat dengan kita.

Jadi, bagaimana cara kalian menghemat kuota data internet? Share di comment box ya!

Leave a Reply