Loading…

Narasi Hari Ketujuh

Untuk @elwa_ Hai, perempuan penanam bunga jambu, penyeduh kopi bermata seksi, lihatlah langit hujan sore ini. Yang ku tahu persis hujan yang turun di kota ini ndak akan jadi banjir. Banjirnya ada di selokan hati bernama kenangan, dan kamu mau nemenin aku menari di tengah jalanan, kan? Melihat teduh berair berarak yang tak jadi banjir? […]

Rambut Siapa Ini, Kasih?

Sore tadi Jaka Tarub Mantenan mesem-mesem kesengsem. Apa sebab? Ia sedang berantem sama Yangnya. Lho.. lho.. Berantem kok mesem-mesem? Oke, ini bukan hal yang lazim dijumpai di dunia perasmaraan dimana pasangan yang berantem pasti hari-harinya mbesengut kecut ngalahin cuka makan tetapi hal ini ada, dan Jaka Tarub Mantenan jadi lakonnya. Masalahnya sepele, rambut. Yangnya, sang […]

Perempuan di Rimba Kata

Perempuan menelisik rasa di belantara kata Intonasi dari bisik bibirmu menjelma riuh rendah di tengkukku Akulah roma yang berdiri Berpadu dengan degup jantung tiada henti Melalui udara sebagai perantara Menyampaikan gelombang rapal mantera Gantung nadamu tanpa ragu di sudut bibir Kerling mata tajam melagukan syair Kamu, perempuan di titik nadir, bermain-main kata serupa penyihir. Aku, […]

Randaku Istanaku

Seminggu terakhir Jaka Tarub Mantenan berbungah-bungah hatinya, ia baru ketemu lagi sama mantan pacar. Hari-hari diisi kembang kempis hidung bercampur deg-degan nyeri ulu hati khawatir ketahuan Yangnya sang bidan kinyis-kinyis. Apa sebab? Seminggu terakhirnya ia lewati dengan nostalgia yang ndak bisa dibilang main-main. Jaka Tarub Mantenan main-main lagi ke tempat mereka biasa main dulu terusan […]

Rabi kok Galau?

Jaka Tarub Mantenan lagi gaber a.k.a galau berat. Yangnya yang bidan kinyis-kinyis lagi uring-uringan khas perempuan PMS, melulu ngajak merit alias mbojo. Alasannya karena ndak enak sudah ditanyain melulu sama tetangga. Padahal ia ndak mau masa depan dan tanggal pernikahannya ditentukan oleh alasan pertanyaan tetangga. Akan tetapi, yang bikin Jaka Tarub Mantenan berkompromi sama rentetan […]

Kalah Menang Jadi Abu

Jaka Tarub Mantenan, lelakon ini niatnya lagi mau lari pagi tanggal empatbelas Februari, kata orang-orang sih hari kasih sayang. Mau ngasih bunga buat pacarnya yang bidan kinyis-kinyis, idungnya mbangir dan mirip sama bassistnya grup band KOTAK, keliatan tomboy tapi kok yo bidan?! Ah yo wes lah, biarkan saja Jaka Tarub Mantenan yang kasmaran dalam penasaran […]

Jaka Tarub Mantenan

Namaku Jaka Tarub Mantenan. 72 tahun, hidupku bahagia bersama istri yang setia dan masih kuat mijetin aku kalau aku lagi manja. Entah berkah atau kutukan di usia yang sebegini aku masih bisa lari-lari main sama cucuku Rendra yang umurnya 10 tahun, renang di sungai atau main ke sawah mengusir burung-burung pemakan bulir padi. Di jamanku […]

Aku Bisu

Aku bisu sejak lahir, mulutku hanya sanggup mengutarakan bebunyian yang orang-orang tak mengerti. Saat aku mau sesuatu, tinggal kutunjuk saja apa yang kumau. Jika yang kumau tak ada, kutulis di secarik kertas dan kutunjukkan pada mereka, syukurlah mereka memiliki mata, bisa meluangkan memicingkan kornea, pupil dan lensa untuk membaca. Aku besar dengan ayah ibu yang […]