Loading…

Doa dari Masa Lalu

Berdoalah, lalu catatlah. Kalau tak mampu mencatat, ingatlah. Kalau ingatanmu tak panjang, maka ucapkan dalam hati dan atau lisan, lalu aminkan. Niscaya Tuhan akan mengabulkan, sisanya hanya masalah waktu. Saya sudah membuktikan itu semua. Ketika saya awal masuk kuliah, saya berkata dalam hati dan pada teman-teman saya, saya ingin punya istri seorang perawat. Alasannya agar […]

Sikat Gigi

“Kamu tampan kalau sedang menyikat gigi.” Aku hampir ingat pernah mendengar penggalan kalimat itu entah di mana. Diucapkan oleh seorang perempuan pada lelakinya. Ah! Kalimat itu terucap dari bibir Rana kepada Ferre di salah satu bagian novel Supernova : Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh. Aku berjongkok menatap keramik lantai yang berwarna putih bersemu merah jambu. […]

Sang Begawan dan Cerita yang Bukan-Bukan

Sang Begawan, berkawan Sang Baka. Orang memburu menganggapnya karunia. Dianggapnya hidup selamanya adalah petaka. “Apalah arti abadi dunia bila tak kenal siapa Sang Fana?” Sang Begawan, dikutuk tak dapat mati. Ia dimusuhi┬áSang Maut. Bersabda Sang Maut, “Mendekatlah aku tatkala kamu temukan apa yang lebih abadi daripada hidupmu.” Sang Begawan berkelana mencari apa yang lebih abadi […]

Tua Bangka

Sebut saja ia Tua Bangka, kawan saya menjulukinya demikian. Tak perlu kita tahu nama aslinya, darimana asalnya, dan apa tujuan hidupnya karena memang tidak terlalu penting. Ia tak lebih dari seorang Tua Bangka yang tak suka dibantah. Kawan saya sang pemberi julukan, yang saya tahu paling keras kepala pun akhirnya diam jika antara mereka saling […]

Pramugari dengan Tanda Lahir di Punggung

“Selamat siang, selamat datang di penerbangan Kami,” ucap dua orang perempuan cantik tepat setelah saya menaiki tangga menuju pintu masuk pesawat. Yang satu dengan rambut pendek sebahu, yang lainnya digelung anggun. Cantik? Tentu saja, walau senyum mereka kalah cantik dengan senyum kekasih saya. Kadar ketulusan bisa jadi pembeda definisi cantik – kurang cantiknya senyum seseorang. […]

Aja Gemrungsung, Ndhes!

Gemrungsung adalah kata yang pas untuk menggambarkan kondisi seseorang saat berada dalam keadaan terburu-buru bercampur panik. Jaka Tarub Mantenan separuh berharap kosa kata ‘gemrungsung’ itu bisa masuk di salah satu lembar KBBI. Ada apa gerangan, Jaka Tarub Mantenan? Tiga hari yang lalu, Jaka Tarub Mantenan bertemu dengan kawan lamanya. Galuh Arimbi, mereka sudah sepuluh tahun […]

Nyanyian Kode

Dikisahkan suatu pagi yang cerah berawan pendar keemasan, pintu rumah Jaka Tarub Mantenan mendapat ketukan tegas dan mantap. Lebih mantap daripada orang berpeci berbaju rapi yang datang mau minta sumbangan. Jaka Tarub Mantenan yang masih ndusel sama bantal mau ndak mau harus bangun. Setengah berharap itu Sang Yangnya yang baru pulang shift malam di tempat […]

Benci Banci

Orang di luar sana menyebutku banci; laki-laki yang perempuan, perempuan yang laki-laki. Ah, aku sangat menikmati tubuh wajah dan lidah yang dibalut indah kala memanggilmu “Jij” yang terucap “Yeiy” dan menyebut diri sendiri “Ik” yang terlafal menjadi “Eike”. Aku menatapmu dengan lembut teduh tanpa nafsu karena gairah itu sendiri sudah menguap ditelan waktu, dibakar hidup-hidup […]

Mi Ayam Wangi Melati

~Bumi gonjang-ganjing, langit kelap-kelap… Prolog itu bukanlah nyanyian dalang Ki Sudjiwotedjo pas lagi membuka acara Indonesia Lawyers Club, melainkan suasana hari dan hati Jaka Tarub Mantenan beberapa minggu ini. Lamat-lamat prolog tadi bergema di kepalanya setiap selepas sembahyang subuh. Apa karena? Jaka Tarub Mantenan punya cem-ceman lagi. Wuih! Apa kabar ia dengan Yangnya yang bidan […]