Loading…

Bahagia itu Sederhana

Ungkapan ‘bahagia itu sederhana’ memiliki banyak versi. Siang tadi saya merasa bahagia, sesederhana bisa membelikan dan mengantarkan Ristina kotak makan siang.

Walau bukan saya yang mengantarkan makanannya.

***

Ristina sekarang sudah bekerja di ruang IGD (Instalasi Gawat Darurat) sebuah rumah sakit umum pusat di Kota Yogyakarta. Kesibukan di ruang IGD tidak memungkinkannya untuk sekadar keluar mencari makan siang. Pasien berdatangan, hilir mudik meminta ditangani. Waktu istirahatnya hanya cukup untuk istirahat sembahyang.

“Neng, bagaimana kalau besok bikin bekal makan siang?”
“Kapan bikinnya?”
“Malam bikin bisa kan? Kalau pagi ndak sempat?” Saya menyarankan demikian karena di pagi hari pada pukul 6.20 dia harus sudah berangkat ke rumah sakit. Lebih dari itu, jalanan sudah ramai dan ia akan terburu-buru. Rawan.
“Ya kalau ada yang dibikin, kalau ndak? Makanan apa coba yang dibikin malam hari dan tahan buat dimakan besok siangnya?”
Hmmm…
Lelaki memang selalu salah.

***

“Yang selalu ngingetin makan siang bakalan kalah sama yang selalu nemenin makan, terlebih nemeninnya pake dianterin makanannya.” Saya selalu tersindir dengan ungkapan tersebut. Kalau kita bisa nemenin pasti bakalan nemenin kok. Kalau bisa nganterin, walaupun hujan badai langit runtuh pasti bakalan dianterin makannya. Hanya saja bagaimana bisa saya mengantarkan makanan pada Ristina jika jarak antara kita berdua teramat jauh?

Cuma Purwokerto – Jogjakarta sih sebenernya.
Tapi kan…

***

Tapi jarak memisahkan ndak boleh membuat saya diam dan hanya bertanya, “Kamu udah maem belom?” atau “Jangan telat makan ya?” atau “Kamu makan gih?!” sementara yang saya bayangkan dalam kehidupan di masa depan adalah kalimat “Sayang, makan dulu yuk sama-sama?”

Saya ndak boleh kalah cepat sama dokter-dokter ganteng di ruangan yang mengancam perawatnya untuk makan bareng dan seenak jidatnya pamer pesona.
*obsessive compulsive posessive insecure detected
Hih!

Hari gini mau makan udah ndak ribet lagi. Saya lantas mencari tempat makan yang bisa kita memesannya secara online untuk daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Jreng-jreeng! Pilihan saya jatuh pada makandiantar.com yang langsung terbuka begitu search di google.

Untitled
makandiantar.com menyediakan banyak menu pilihan makanan, mulai dari bento khas Jepang, makanan khas Korea, hingga makanan khas Indonesia dengan harga yang masuk akal dan pas di kantong pegawai.

Untitled2
Saya memilih menu bibimbap untuk Ristina. Saya membelikannya karena saya pikir Ristina lapar setelah seharian di ruangan IGD mengurus para pasien. Kandungan gizi yang terkandung dari nasi, aneka macam sayuran, dan telur akan cukup menemaninya hingga sore hari.

Untitled3
Untuk setiap pendaftar awal makandiantar.com akan mendapatkan saldo sebesar 10.000 rupiah, metode pembayaran bisa dengan voucher, saldo di wallet, dan transfer antar rekening bank. Kebetulan saya memakai internet banking. Tinggal duduk, pilih menu makanan, dan catat alamat tujuan, transfer nominal ke rekening tujuan, kirim bukti pembayaran, konfirmasi, selesai!

Untitled4

Oh iya, andaikata ragu dan butuh bantuan perihal pemesanan makanan tinggal klik saja “Chat dengan Kami”, toolbar berwarna merah di sebelah pojok kanan bawah. Mbak Madia akan selalu setia dan ramah melayani pesanan kita. Kalau mau nyepik Mbak Madia juga boleh, minta nomer hape, terus ngajak ketemuan ndak dilarang.
Kalau Mbak Madia-nya mau. 😀

Untitled5

***

Pesanan ekspress sampai dalam waktu kurang dari 80 menit, akan dikenai biaya tambahan sebesar 12.000 rupiah untuk layanan ekspress ini. Biarlah, daripada Ristina harus menunggu pulang bekerja pukul 14.30, kalau harus mencari makan lagi membutuhkan waktu sekitar setengah jam, menunggu makanan tersaji perlu waktu dua puluh menit. Makan siang yang akan terlambat, keburu lemas karena kelelahan sepulang bekerja.

Ristina lapor makanannya datang tepat 60 menit sejak saya memesan. Ia bilang bibimbapnya enak.
Ia mengucapkan terima kasih pada saya. Saya mengucapkan terima kasih pada makandiantar.com. Terima kasih banyak untuk pelayanannya yang ramah, cara pemesanana yang simpel dan sistem antar yang memuaskan dan tepat waktu!
Kapan-kapan saya pesan lagi ya. 🙂

P.S.
Ristina : Yang, kamu pesan dimana?
Saya : Di makandiantar.com Yang
Ristina : Dasar, korban baliho.
1

Leave a Reply