Loading…

#30HariMenulisSuratCinta Hari ke-7; Untuk Cemburu

Untukmu cemburu.
Bagaimana kamu bisa menjilat sedemikian perih kepada nurani, sehingga ia redup tak bercahaya?

Mengapa kamu memerah laksana bara, dan baru padam manakala kehancuran berpuas melanda diri?

Lecutmu pedih, nyalamu api.
Aku tak yakin hadirmu dari Tuhan Yang Maha Welas Asih. Kamu pasti lahir dari neraka, dari siksa ia yang tak rela.

Matilah kamu, dalam keimanan yang ikhlas.

Leave a Reply